Ciri Ciri CU

Banyak orang berpendapat bahwa Credit Union adalah lembaga keuangan seperti layaknya lembaga keuangan lain. Credit Union (CU) berbeda dengan lembaga keuangan lain. Credit Union berasal dari kata bahasa Latin: Credere = percaya, dan Unio = perkumpulan.  Penulis mengartikan Credit Union adalah sebuah gerakan rakyat yang saling percaya dan bersepakat membantu sesama anggota untuk menolong dirinya sendiri dengan cara menabung dan meminjamkan hasil tabungannya kepada sesama anggota untuk kesejahteraan bersama.


Dalam hal ini, Credit Union bukan tempat untuk memberikan sumbangan dan bukan tempat untuk mendapatkan sumbangan. Melainkan untuk saling membantu melalui penciptaan modal secara demokratis sesuai kemampuan sendiri. Secara demokratis artinya gerakan kebersamaan dari anggota oleh anggota dan untuk anggota. Kemampuan sendiri artinya memiliki kemandirian dan tidak menggantungkan sumbangan kepada pihak lain. Menciptakan modal dari anggota dan meminjamkan kepada anggotanya adalah ciri khas CU. Maka 70% hingga 80% modal yang terkumpul harus beredar sebagai pinjaman kepada anggota.

CU di berbagai tempat dikenal dengan berbagai sebutan nama:

  1.  Di negara-negara Afrika, Credit Union dikenal dengan "Savings And Credit Cooperative Organizations" (SACCOs), yang menekankan pentingnya menabung sebelum meminjam. 
  2. Di negara-negara berbahasa Spanyol, Credit Union disebut dengan Cooperativas De Ahorro y Crédito,
  3. Di Meksiko, negara yang juga berbahasa Spanyol, Credit Union lebih dikenal dengan nama Caja Popular.
  4. Sementara itu, dalam bahasa Prancis, Credit Union dikenal dengan Caisse Populaire dan Banque Populaire.
  5. Di Afganistan, Credit Union disebut Islamic Investment and Finance Cooperatives (IIFCs) yang sejalan dengan praktik perbankan Islam (syariah).

    World Council of Credit Unions WOCCU merumuskannya sebagai berikut:

    “...member-owned not-for-profit financial cooperatives that provide savings, credit and other financial services to their members. Credit Union membership is based on a common bond, a linkage shared by savers and borrowers who belong to a specific community, organization, religion or place of employment. Credit Unions pool their members’ savings deposits and shares to finance their own loan portfolios rather than they rely on outside capital. Members benefit from higher returns on savings, lower rates on loans and fewer fees on average.” 

    [...koperasi jasa keuangan bertujuan tidak mencari keuntungan, kepemilikannnya dimiliki anggota, menyelenggarakan tabungan, pinjaman dan pelayanan keuangan lainnya kepada para anggotanya. Keanggotaan Credit Union berdasarkan pada ikatan kebersamaan, merupakan sebuah pertalian hubungan antara penabung dan peminjam yang sama-sama menjadi anggota komunitas organisasi tertentu, lembaga keagamaan atau kesatuan tempat kerja tertentu. Credit Union mengumpulkan simpanan tabungan dan saham para Anggotanya untuk mendanai pinjamannya daripada menggantungkan diri pada sumber keuangan dari luar. Anggota mendapat keuntungan sebagai pemilik Credit Union dari balas jasa simpanan yang tinggi, balas jasa pinjaman yang lebih rendah dan dengan rerata biaya yang lebih sedikit ]

    Kunci keberhasilan CU dalam membangun karakter anggota terwujud melalui tiga pilar yakni (1) Pendidikan, (2) Swadaya dan (3) Solidaritas. Pendidikan dilakukan terus menerus kepada anggota baru maupun penyegaran kepada anggota lama dengan menumbuhkan kesadaran tentang makna swadaya yang bersifat mandiri dan berdaulat. Peningkatan solidaritas untuk memperkuat kebersamaan diantara anggota. Karena itu Credit Union tidak menerima penyertaan modal dari luar. Berbeda dengan lembaga keuangan lain. 

    Kekuatan Credit Unión terekspresi dari kesetiaan anggota menjadi ”penabung dan peminjam yang baik”
joomla templatesfree joomla templatestemplate joomla
Back to Top