Sejarah Gerakan Kesejahteraan Bersama

Perintis Credit  Union, sejatinya tidak dapat ditampilkan hanya satu orang saja.  Ada beberapa. bahkan di daerah atau negara tertentu memiliki perintis  dengan gaya sendiri-sendiri. Ide dan kreativitas gerakan keuangan masyarakat selalu dikembangkan dari perintis  satu  ke perintis lain. Selalu disesuaikan dengan kondisi budaya masing-masing.


Berawal dari revolusi industri di Inggris yang membuat perubahan mendasar  terhadap sosio ekonomi dan budaya masyarakat akibat penerapan  teknologi. Pada  saat  itu  tenaga mesin mulai menggantikan tenaga manusia. Hal ini menyebabkan suasana kerja berubah dan menimbulkan pertentangan  antara  kaum kaya (pemberi kerja) dan kaum miskin (golongan pekerja). Kemudian muncul sistem kapiltalisme yang menyebabkan semakin banyak orang miskin tertindas

Adalah Robert Owen (14 Mei 1771- 17 November 1858) seorang sosialis Inggris yang menawarkan ide komunitas  dan cita-cita untuk membangun tatanan masyarakat yang baru sebuah “Kesejahteraan Bersama”. Kemudian  istilah Co-operation  hadir.  Tahun  1824. Dia  membangun  pemukiman di Amerika bagi kaum buruh sebagai bentuk percontohan tatanan masyarakat baru.

Walaupun yang dilakukan  Robert  Owen mengalami kegagalan, ide serta gerakan co-operation terus berlanjut. Gerakan Co-operation yang di anggap berhasil adalah yang didirikan 22 Desember 1844 di kota Rochdale, Inggris yang dipelopori 28 orang buruh tekstil.

Co-operation pertama itu bernama “The Rochdale Equitable Society”. Awalnya   dibentuk  dengan usaha  penyediaan barang-barang kebutuhan sehari-hari bagi anggota.   Akhirnya  memulai  memproduksi  barang sendiri untuk dijual. Perkembangan co-operation  ala Rochdale sangat mempengaruhi  perkembangan gerakan sejenis lainnya. Termasuk Dr. William King yang mengembangkan ide Robert Owen sehingga dapat dilaksanakan dengan praktis, termasuk menerbitkan majalah bulanan “The co-operator”

Di Jerman, pada tahun 1844 seorang pengikut Lutheran bernama Victor Aime Huber ( 10 Maret 1800 – 19 July 1869)  juga menerapkan co-operation dengan ide mengembangkan komunitas (societies) berbasis agama. Dalam mengurai persoalan kemiskinan, Huber tidak percaya kepada tindakan philantrofis dan belas kasih. Menurutnya kedua tindakan itu tidak dapat mengangkat harkat orang miskin untuk menemukan kembali kemandirian dan harga dirinya. Gerakan co-operation berupa usaha swadaya sesungguhnya dapat mengurai persoalan kemiskinan, memperbaiki kepribadian dan mengakhiri kebobrokan moral.


Kemudian muncul dua  tokoh pengembang  co-operation yang tidak berbasis agama, yakni Franz Hermann Schulze  (dari kota Delitzsch) dan Friedrich  Wilhelm  Raiffeisen. Franz Hermann Schulze-Delitzsch (29 Agustus 1808 - 29 April 1883) adalah politisi liberal jerman dan pembaharu ekonom.. Hermann Schulze mendirikan sebuah Bank Rakyat  atau Credit Union pertama di dunia. Ia pernah menjadi anggota parlemen sebagai ketua komisi dari penyelidikan kondisi buruh dan pengrajin, ia menjadi terkesan dengan perlunya kerjasama untuk memungkinkan menjaga perdagangan kecil rakyat melawan kapitalis.  Pernah menjadi anggota kamar dagang. Ia percaya  pada ekonomi swadaya koperasi. Ia juga mendirikan sebuah biro pusat koperasi masyarakat dan  berusaha untuk membiasakan masyarakat  untuk bergantung pada kemandirian.  ia meninggal tanggal 29 April 1883 di Potsdam, meninggalkan reputasi dermawan kepada pedagang kecil dan pengrajin

FW_RaiffeisenTahun 1864 tokoh seangkatan Hermann Schulze  yaitu  Friedrich  Wilhelm Raiffeisen  (30 Maret 1818 - 11 Maret 1888) “The Father of  the Credit Union Movement”  menerapkan bank rakyat untuk anggota. Merupakan cikal bakal Credit Union. Ia mendirikan sebuah organisasi bernama “Heddesdorfer Credit Union” dimana kebanyakan anggotanya  adalah  para petani dan orang desa. Kegiatannya mirip arisan, mengumpulkan sejumlah uang lalu meminjamkannya kepada anggotanya yang memerlukan atas dasar kepercayaan.  Dia juga membentuk Flammersfell Society untuk memperkuat organisasinya.

Keberhasilan Heddesdorfer Credit Union karena menjalankan 3 prinsip dalam menjalankan organisasi.  Ketiga prinsip ini akhirnya menjadi prinsip Credit Union  yaitu: Azas Swadaya, modal dari simpanan hanya diperoleh dari anggotanya, Azas Solidaritas, Pinjaman hanya diberikan kepada anggotanya, Azaz Pendidikan, membangun watak adalah yang utama, hanya yang berwatak baik yang diberikan pinjaman. Dalam Credit Union unsur pendidikan menjadi prioritas, semua Credit Union mewajibkan anggotanya mengikuti pendidikan dasar dan memberikan pelatihan-pelatihan keuangan, ketrampilan agar kualitas hidup anggota meningkat karena berpikir produktif dan mampu mengelola keuangan. Di Indonesia, tokoh Raiffeisen lebih dikenal dibanding dengan Franz Hermann Schulze. Mungkin karena  keanggotaannya, yaitu  para  petani dan orang desa  yang  memiliki kesamaan dengan kondisi di Indonesia yang agraris.

Dari perjalanan sejarah co-operation  terlihat ada perbedaan yang subtantif antara Credit Union dengan Koperasi:

  • Koperasi merupakan perkumpulan masyarakat, yang memiliki fungsi menjalankan ”usaha produktif”, menjual produk untuk anggota dengan modal dari anggotanya. (Robert Owen, Dr. William King)
  • Credit Union  merupakan perkumpulan masyarakat, yang menjalankan fungsi ”memberdayakan masyarakat”, melalui pendidikan/pelatihan kepada anggota agar mampu mengelola keuangannya dan sumber modal keuangan hanya diperoleh dari anggotanya sendiri. (Victor Aime Huber, Hermann Schulze dan Friedrich Wilhelm Raiffeisen)

Istilah  co-operation di Indonesia dekenal dengan sebutan Koperasi. Akibatnya. semua perkumpunan masyarakat  yang  menjalankan fungsi untuk kesejahteraan anggota disebut Koperasi.  Di Indonesia Credit  Union  masih dikategorikan sebagai koperasi simpan pinjam. Namun Credit Union tidak menggunakan istilah KSP (koperasi simpan pinjam) melainkan memilih menggunakan  istilah KOPDIT (Koperasi Kredit), dimana kata kredit berasal dari bahasa latin "credere" yang artinya percaya.    Semua Credit Union di Indonesia menginduk pada  Inkopdit  yang  dulu bernama  Credit Union  Counselling  Office (CUCO). 

Di beberapa  negara  ada  yang  menggunakan kata  koperasi  di belakang Credit Union;  ”Credit Union Cooperative”.  Namun banyak negara dan assosiasi  gerakan pemberdayaan masyarakat ini tetap konsisten menggunakan nama  ”Credit Union”.  Contohnya,  perhimpunan organisasi Credit Union dunia, World Council of Credit Union (WOCCU) yang berkedudukan di Madison, Wisconsin USA dan perhimpunan organisasi  Credit Union Asia, Association Of Asian Confederation of Credit Union (ACCU)  yang  berkedudukan di Bangkok. 

Atas dasar konsistensi dari genuine spirit, nama Credit Union tetap digunakan di beberapa daerah di Indonesia. karena prinsip  dan nilai-nilai dari Credit Union memiliki pengaruh kuat kepada anggota  termasuk membawa perubahan  positip pada masyarakat.

joomla templatesfree joomla templatestemplate joomla
Back to Top